Polda Lampung Minta Maaf, Salah Tangkap Hingga Tembak Kaki Mbah Oman

BANDAR LAMPUNG, PENAGARUDA.COM – Polda Lampung angkat bicara ihwal pengakuan Oman Abdurohman (54) yang menjadi korban salah tangkap hingga kakinya ditembak pada tahun 2017 lalu.

Atas peristiwa tersebut, Polda Lampung menyatakan permintaan maaf.

Permintaan maaf itu disampaikan Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Umi Fadillah Astutik.

“Atas apa yang dialami Bapak Oman Abdurohman, kami Polda Lampung meminta maaf atas peristiwa tersebut,” kata dia, Minggu (17/12/2023).

Umi menyampaikan, hal tersebut jelas menjadi pelajaran untuk jajaran Kepolisian Daerah Lampung agar peristiwa tersebut tidak pernah terjadi lagi.

“Peristiwa ini menjadi pelajaran kami untuk meningkatkan profesionalisme dalam bekerja agar ke depannya peristiwa serupa tidak pernah terjadi kembali,” ujarnya.

Langkah ke depannya, lanjut dia, Polda Lampung akan melakukan analisis dan evaluasi (anev) terhadap seluruh jajaran anggota Kepolisian Daerah Lampung.

“Setelah peristiwa ini, Polda Lampung seluruh jajaran akan melakukan anev. Sekali lagi kami sampaikan permintaan maaf terhadap Bapak Oman Abdurohman,” tandasnya.

Sebelumnya, Oman Abdurohman alias Mbah Omen bersama tim kuasa hukumnya mengaku tengah mengalami kebuntuan dalam menuntut keadilan atas peristiwa salah tangkap yang dilakukan Polres Lampung Utara pada tahun 2017 lalu.

Mbah Omen dituduh melakukan perampokan di Kotabumi, Lampung Utara.

Dia pun ditangkap di masjid yang berada di Banten saat tengah melakukan bersih-bersih.

Singkat cerita setelah penangkapan tersebut, dia dibawa ke Lampung namun dalam perjalanan dia diturunkan untuk dilakukan penyiksaan dipaksa mengakui perbuatan tersebut.

Karena tidak juga mengaku, Mbah Omen harus menerima sejumlah penyiksaan hingga berujung kaki kirinya ditembak.

Pada tahun 2018 tepatnya di bulan Juni, Pengadilan Negeri Kotabumi memutuskan Mbah Omen tidak bersalah dan tidak terbukti atas dakwaan yang disampaikan Jaksa Penuntut Umum Kejari Lampung Utara.

(*)

Terpopuler

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *