Anggarkan Rp 29 Miliar, Pemkab Lampung Selatan Bakal Rubah GSG Jadi Convention Hall

LAMSEL, PENAGARUDA.COM – Pemkab Lampung Selatan anggarkan Rp 29 miliar untuk perbaikan GSG Kalianda.

Rencananya, Pemkab Lampung Selatan akan merubah GSG Kalianda menjadi Gedung Convention Hall.

Bupati Lampung selatan Nanang Ermanto dalam berbagai kegiatannya menjelaskan jika nanti gedung tersebut bakal menjadi pusat kegiatan pemerintahan dan publik.

Ia mengaku, GSG Kalianda akan menjadi Gedung Convention Hall (GCH) dimana akan ada Gedung Ball Room, Convention Hall, dan juga food court.

“Sudah dianggarkan di APBD. GCH ini nanti selain ada Convention Hall nya juga akan dibagun ball room dan ada food court nya,” ujar Nanang.

Dia berharap, dengan perbaikan gedung tersebut mampu mendongkrak perekonomian dan menambah pilihan masyarakat dalam mencukupi kebutuhan gedung pertemuan.

Serta meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar pembangunannya nanti bisa berjalan sesuai rencana.

Sehingga memiliki gedung pertemuan yang representatif dapat segera terwujud.

“Kita sama-sama berdoa supaya diberikan kesehatan dan kelancaran. Jadi Kalianda semakin keren dengan adanya gedung baru itu nanti,” ucapnya.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) Lampung Selatan Almi membenarkan pihaknya berencana melakukan perbaikan GSG Kalianda.

Namun, ia belum dapat mengatakan berapa pagu anggaran untuk perbaikan GSG Kalianda yang akan menjadi Gedung Convention hal tersebut.

Berdasarkan informasi pagu anggaran untuk pembangunan Gedung Convention Hall sebesar Rp29 miliar.

Dimana sebelumnya dalam perencanaan dianggarkan Rp40 miliar.

diketahui, kondisi GSG Kalianda, Lampung Selatan memperihatinkan.

Padahal, kondisi GSG Kalianda tersebut letaknya tepat di depan Kantor Bupati Lampung Selatan.

GSG Kalianda yang ada di Lampung Selatan tersebut sudah lama tidak dipergunakan.

Menurut informasi, GSG kalianda yang dibangun miliaran rupiah itu sempat menjadi kantor dinas Bupati Lampung Selatan saat itu Zulkifli Anwar-Wendy Melfa.

GSG Kalianda itu pun sempat dilakukan perbaikan pada 2019 oleh PT PLN UPK Tarahan melalui progran CSR-nya.

Namun nyatanya, sampai saat ini GSG Kalianda itu pun belum dilakukan perbaikan.

Disekitaran GSG Kalianda tersebut terdapat banyak gerobak dagangan warga.

Kondisi GSG Kalianda itu pun memperihatinkan.

Di halaman depan GSG Kalianda tersebut banyak ditumbuhi rumput ilalang.

Menurut keterangan salah satu warga Gunadi mengatakan, gedung tersebut sudah lama tidak digunakan.

“Memang sudah lama tidak dipakai. Kayaknya sebelum covid-covid itu juga gedung ini sudah lama tidak dipakai,” ujar Gunadi.

Padahal kata Gunadi, GSG tersebut sempat digunakan untuk kantor bupati.

“Dahulunya gedung ini sempat dipakai buat kantor bupati, jaman bupatinya pak Zulkifli Anwar-Wendy Melfa atau siapa gitu. Sempat dipakai juga, karena waktu itu gedung kantor bupati ini lagi direnovasi,” ujarnya.

Dirinya menyayangkan dengan kondisi GSG Kalianda yang saat ini terbengkalai.

“Ya kalau bisa sih diperbaiki ya. Kembalikan ke fungsinya semula. Biar gedung ini nggak dipakai buat aktifitas yang negatif. Misal buat kumpul-kumpulnya remaja, atau jadi sarang hewan-hewan liar,” ucapnya.

(*)

Terpopuler

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *